Data Fisik e-KTP Saya berbeda dengan Data e-KTP Online

Pengaduan

Salam Hormat bapa/ibu, terimakasi sebelumnya untuk kemendagri yang telah menyiapkan ruang pengaduan, dengan ini saya hanya ingin menyampaikan sedikit keluhan . ada kesalahan kecil yang selalu mengaggu dalam pikiran dan aktivitas saya sehari-hari, berkaitan dengan identitas saya sebenarnya sebagai warga negara indonesia yang asli.. awal cerita pembuatan E-KTP masal waktu itu, saya mengatakan kepada pegawai saat perekaman ektp dikecamatan bahwa nama saya mengikuti nama di ijazah (Cristian M. D. Lamawuran) , karena kita tahu kedepanya e-KTP akan berlaku seumur hidup dan kelihatan permananen, setelah perekaman Saya pun menunggu kira-kira enam bulan untuk bisa mengambil e-KTP saya yang sudah jadi, sekian lama menunggu dan akhirnya e-KTP saya bisa di cetak tapi nama di e-KTP masi salah dalam penulisan ( Kristian MD Lamawuran ) salah huruf ( C jadi "K" ) dan tidak ada tanda titik di nama ejaan saya ( M. D. Lamawuran jadi "MD Lamawuran" ) kelihatan cuma hal sepele, tapi ini sensitif sekali untuk sebagian orang termasuk saya, yang selalu di hantui soal nama. pada tanggal 20 Maret 2018 akhirnya saya ke diskdukcapil daerah kab. Lembata, untuk melakukan perbaikan dan sudah diperbaiki sesuai Ijazah, karena persyaratannya membawa KK dan Ijazah, sesuai aturan dan hukum yang berlaku agar urusan sesuatu yang berkaitan dengan administrasi bisa berjalan mulus, pulang dari diskdukcapil saya mulai merasa legah dan senang karena Nama identitas saya sudah benar... Dari situ kiranya semua urusan identitas ektp sudah beres, kejanggalan pun terjadi melakukan pendaftaran CPNS, mengapa nama yang tertera di fisik E-KTP saya berbeda dengan data yang online, padahal identitas saya yang di fisik e-ktp, KK, Ijazah dan Database diskdukcapil kota kab.Lembata sudah benar dan sesuai, hanya saja ada perbedaan yang terdapat di data online dan belum terupdate sampai sekarang .. saya suda melaporkan agar bisa disesuaikan dengan identitas yang benar. e-ktp saya juga tidak terbaca di perangkat pembaca e-KTP, yang muncul pada layar bukan data identitas diri saya tapi beberpa kalimat singkat pemberitahuan seperti terjadi kesalahan gitulah (x) saya tanyakan ke staff dan jawaban darinya e-KTP saya sudah di aktivasi, "kalau emang sudah di aktivasi, data identitas di ektp kita tidak terbaca di layar ya" ???? bertanya-tanya dari situ saya menanyakan lagi kepalah bagian yang mengurus hal ini untuk nama identitas di fisik ektp saya dengan data online.. "katanya nama itu sudah permanen dan tidak bisa di ubah lagi karena sudah salah saat perekaman awal jadi selamanya tetap dipakai yang lama. " tapi kan saya sudah buat laporan untuk perubahan nama yang salah dan sudah di perbaiki waktu itu,"bukanya Database diskdukcapil terkoneksi langsung dengan database server pusat ? hem...Ribet juga ya sebagai masyarakat kecil, cuma mau urus sesuatu yang benar saja bisa serumit ini " setahu saya dengan adanya teknologi ini semua urusan semakin mudah , kok ini urus sesuatu tambah ribet ya..?? hehehehe,, titik dan koma saja orang IT perhatikan betul dalam pembuatan sebuah aplikasi karena kesalahan kecil saja bisa fatal aplikasi yang di buat pasti error...apalagi ini soal nama dan identitas sesorang ..nanti pastinya disangkah ASPAL (asli tapi palsu). Atas kejadian ini, saya merasa berdosa kepada kedua orang tua yang melahirkan, tentunya karena mereka memikirkan nama dan memberikannya keanaknya melalui proses yang sangat panjang. Selama Sembilan bulan dikandungan, ibu saya berfikir keras untuk merangkai huruf demi huruf. Sedangkan ayah harus bercucuran keringat melawan terik matahari guna mencari tinta untuk menuliskan huruf yang sudah dirangkai. Sungguh ironis dan tragis namun sadis, jika ada pihak yang dengan seenaknya merubah dan engan bertanggung jawab. Karena nama adalah sebuah doa dan tanggal lahir adalah sebuah peristiwa penting bagi sesorang bahkan kebanyakan orang. seperti yang saya alami beberapa Tahun ini semua urusan saya terhambat mulai dari perkerjaan ,administrasi dan yang lainya, terasa sia-sia saja dan sial datang sili berganti..hehehe..tapi tetap selalu berpikir positif, ada gerbang kesuksesan siap menunggu setelah ini.. dari sini saya mau bertanya : 1. apakah bisa Nama di Fisik E-KTP saya terupdate sama dengan data di E-KTP online..dan butuh waktu berapa lama peroses pengupdatenya? 2. Kenapa perangkat pembaca ktp-elektronik (KTP-elreader) tidak dapat membaca data yang terekam di dalam chip e-KTP ? apakah karena sudah di aktivasi makanya tak terbaca atau ada kesalahan lain seperti gunakan belangko yang sama saat perubahan Nama di fisik e-KTP tersebut? NiK KTP : 5313050412920002 No kk : 5313052001090018 Nama di fisik e-KTP : Cristian M. D. Lamawuran Nama di e-KTP Online : Kristian MD Lamawuran salah huruf atau ejaan pada nama saja rejeki orang akan hilang..hehehe salah titik dan koma dalam membuat aplikasi saja aplikasi bisa error..pusing Demikian Kiranya yang saya sampaikan, kurang lebihnya saya mohon maaf jika ada salah kata yang terucap dan atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya.

Dikirim pada 01 December 2018 17:33

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. UU No. 24 Tahun 2013 pasal 64 ayat 8 mengatakan Dalam hal terjadi perubahan elemen data, rusak, atau hilang, penduduk pemilik KTP-el wajib melaporkan kepada Instansi Pelaksana untuk dilakukan perubahan atau penggantian. (instansi pelaksana maksudnya Disdukcapil). Berdasarkan hal diatas maka boleh dilakukan penyesuaian/perbaikan nama kalau salah dan mengubahnya di Disdukcapil setempat bukan di pusat. Demikian jawaban kami terima kasih.

Ditanggapi pada 04 December 2018 10:20