Aduan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Berbek.

Pengaduan

Yth. Kementerian Dalam Negeri, Desa berbek nganjuk jatim mohon di audit semenjak dana Desa dikucurkan sampai dengan saat ini,kami sebagai masyarakat belum bisa mengetahui laporan realisasi dan laporan pertanggungjawaban realisasi pelaksanaannya dan kami melihat banyak laporan dari masyarakat kepada pihak terkait akan ditidaklanjuti tapi kenyataan di lapangan tdk ada berubahan dan masih mengadu ke berbagai pihak kami minta kepada semua pihak yang terkait apabila BPK ataupun pihak lainnya yang telah mengaudit dana desa kami mohon desa yang telah diaudit wajib diberi tanda papan yang bertuliskan DESA TIDAK KORUPSI bila tidak ada penyelewengan didesa tersebut semua masyarakat mengetahui desa yang telah diaudit oleh BPK maupun oleh aparat lainnya karena baik BPD maupun SKPD apalagi pendamping dilapori tdk ada tanggapan ini bukti jalan2 desa masih banyak yg rusak dan kami minta skpd membuat pengaduan online agar semua bisa dipantau oleh berbagai pihak.dan program sertifikat tanah prona harus bayar ke desa sebesar Rp750000,- sedang program tersebut seharusnya gratis. Mohon ditindaklanjuti, terima kasih

Dikirim pada 26 September 2018 11:03

Tanggapan

1. Terima kasih atas laporan yang disampaikan Aduan Dugaan Penyalahgunaan Dana Desa Berbek. 2. Pengaturan atas penyampaian informasi kepada masyarakat sehubungan dengan penggunaan dana desa tidak diatur dalam Permendagri Nomor 113 tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Sedangkan, pengaturan lebih lanjut tentang penyampaian informasi kepada masyarakat terhadap laporan realisasi pelaksanaan APBDesa semester pertama dan semester akhir tahun; dan laporan pertanggungjawaban APBDesa diatur pada Pasal 40 Permendagri 113 tahun 2014. 3. Apabila masyarakat mempunyai bukti-bukti yang memadai, terjadinya tindak pidana korupsi, markup serta tindakan lain yang dilakukan oleh Aparatur Pemerintah Desa yang merugikan keuangan desa, maka masyarakat dapat melaporkan kepada aparat penegak hukum setempat.

Ditanggapi pada 03 October 2018 15:21