Kendala dalam Perekaman KTP-el.

Pengaduan

Yth. Kementerian Dalam Negeri, Saya melakukan perekaman data KTP elektronik di Dukcapil OKU Selatan. Saya asal dari Medan sesuai alamat KTP lama saya. Setelah surat keterangan bahwa saya telah lakukan perekaman data jadi namun tidak ditandatangani oleh sekretaris atau pihak yang berwenang karena alasan mereka takut itu dilakukan tanda tangan sebab surat dikeluarkan oleh Dukcapil Kab. Oku Selatan Sumsel semenatara saya penduduk Medan. Lantas saya tidak punya bukti bahwa saya telah melakukan perekaman data KTP elektronik. Saya disuruh pulang dan membawa KTP lama saya. Hari ini kejadiannya. Saya diminta datang lagi hari Jumat, katanya mereka akan proses eKTP saya. Sementara saya tidak punya dokumen pengganti KTP atau KTP Sementara. Dukcapil OKU Selatan sering mengalami gangguang jaringan, jika terjadi gangguan maka sudah pasti eKTP saya tidak bisa diterbitkan/ cetak. Mohon tindaklanjut atas kendala saya ini dan juga masyarakat lainnya. Selain itu saya mau menyampaikan bahwa pihak Dukcapil sepertinya tidak tahu bahwa pemuatan eKTP sekarang bisa dilakukan di luar domisili atau tidak mesti harus pulang kampung. Dapat diurus di Dukcapil di mana kita berdomisili di seluruh Indonesia. Saat saya melakukan perekaman data saya tunjukkan salinan berita online yg menginformasikan bahwa sudah bisa urus KTP elektronik di daerah domisili sejak 1 April 2016. Setelah saya tunjukkan salinan berita online tersebut maka petugas baru melayani saya dengan serius. Intinya perihal aturan baru tersebut kurang diketahui oleh petugas Dukcapil sendiri, malah masyarakat lebih tahu. Sangat miris melihat para petugas yg punya Smartphone tapi tidak baca berita online tentang aturan yg dibuat oleh Kemendagri yg sejatinya dukcapil itu sendiri. Saya tidak bisa lampirkan surat keterangan saya telah merekam data karena tidak izinkan saya foto dan belum ditandatangani. Mohon ditindaklanjuti, terima kasih.

Dikirim pada 09 July 2018 14:13

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. Walaupun saat ini telah bisa dilakukan perekaman dan pencetakan di luar domisili, namun tetap harus membuat surat keterangan pindah domisili dari daerah asal (Medan). Dengan adanya surat keterangan pindah domisili tersebut maka data anda yang di Medan telah dihapus agar tidak ganda. Demikian jawaban kami terima kasih

Ditanggapi pada 10 July 2018 11:03