Pelayanan E-KTP

Pengaduan

Saya pernah memiliki e-ktp dan kemudian hilang. Lalu saya urus ke kantor Desa dan Kecamatan untuk diganti. Namun selalu beralasan blanko kosong, alibi terkini katanya sedang mengutamakan yang belum punya sama sekali jadi saya selalu diberikan SuKet/Resi (sudah 2x). Saya selalu kesulitan dalam hal perbankan dan pengajuan kredit karena dimata khususnya lembaga kredit KTP saya tdk berlaku yang walaupun sudah ditandatangani oleh Camat dan diberi penjelasan detail bahwa Surat keterangan ini bisa dipergunakan untuk urusan perbankan atau kredit dan lain2.. Lalu tepatnya Selasa, 03/07/2018 saya mengajukan pembuatan e-ktp baru, tetap diberikan suket lagi dan ada OKNUM yang menginfokan perlu biaya 200rb untuk dibuatkan e-ktp dan dijamin seminggu jadi. Hello??? Katanya revolusi mental, kok masih gitu aja?? dan saya yakin kepala desa atau camat pun bukan tidak mengetahui hal ini. Kenapa mesti yang mudah dipersulit sih? lalu apakah memang benar stok blanko terbatas?? Kalo memang iya, kemana uang pajak yang rakyat bayarkan sementara blanko e-KTP ga mungkin sampai jutaan per pcs?? Mohon samarkan identitas saya, karena saya berhak mendapat perlindungan hukum. Sedikit cerita, dulu saya pernah komplain mengenai birokrasi padahal sudah berjanji identitas saya akan disembunyikan tetapi malah di blow-up sehingga saya menjadi incaran OKNUM tersebut. Tetapi terserah sih mau dipublikasi atau tidak pengaduan saya ini, toh saya rakyat yg notabene harus dan berhak dilayani oleh birokrat YANG NOTABENE DIGAJI DARI UANG RAKYAT. Saran saya mohon dari Pusat diadakan sidak ke daerah saya khususnya, umumnya kesemua kabupaten Bogor karena ini sudah menjadi hal lumrah. Jangan dari Pemkab, khawatir ada permainan, jadi saran saya dari pusat langsung. Salam, Diky Putra Siwi Rakyat Indonesia-(yang menggaji kalian)

Dikirim pada 05 July 2018 13:16

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. Sesuai UU No. 24 Tahun 2013 pasal 79A mengatakan Pengurusan dan penerbitan dokumen kependudukan tidak dipungut biaya. (yang dimaksud dengan pengurusan dan penerbitan meliputi penerbitan baru, penggantian akibat rusak atau hilang, pembetulan akibat salah tulis, dan/atau akibat perubahan elemen data). Berdasarkan keterangan diatas maka apabila ada oknum (berjamaah) yang mencoba-coba melakukan pungli, anda jangan segan-segan melaporkannya keatasannya, atau jika atasannya tersebut tdk perduli masih ada atasannya lagi (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil). Terkait tentang blangko, saat ini blangko sudah tersedia diseluruh daerah, kalau habis silahkan diambil ke pusat. Untuk sementara anda dapat menggunakan SUKET sebagai pengganti KTP-el. Demikian jawaban kami terima kasih.

Ditanggapi pada 09 July 2018 14:17