Kendala Dalam Pembuatan Akta Kelahiran.

Pengaduan

Yth. Kementerian Dalam Negeri, Sehubungan dengan lahir nya putera saya pada tanggal 13 Mei 2018 kemarin, saya bermaksud membuat akta lahir atas anak saya, namun dalam proses pembuatannya ada sedikit kendala ketika di tahap Kelurahan, seperti : 1. Nama saya Alif Rindratno Argadikoesoema, namun yang tertulis di KTP Alif Rindratno Argadi K, untuk itu saya diminta membuat Surat Pernyataan oleh Pihak Kelurahan yang menerangkan bahwa nama saya yang tertulis di KTP tersebut kepanjangan nya Argadikoesoema, dengan bukti pendukung Surat Nikah saya, dan Surat Pernyataan tersebut diterima sehingga kendala tertangani, 2. Nama istri saya Setyorini Dwi Ramadaningrum, namun yang tertulis di KTP Setyorini D Ramadaningrum, untuk itu istri sya buat Surat Pernyataan juga sesuai dengan pola yang saya buat, yaitu Surat Pernyataan yang berisikan penjelasan bahwa D yang tertulis di KTP kepanjangannya adalah Dwi, dengan bukti Surat Nikah, namun Pihak Kelurahan tidak menerima Surat Pernyataan ini, Surat Pernyataan nya disarankan untuk direvisi dengan menjelaskan bahwa "D tidak ada kepanjangan", saya mengajukan kembali sama seperti sebelumnya, dan sesuai fakta bahwa "D" adalah singkatan dari "Dwi", namun kembali ditolak dan tetap disarankan untuk kembali merevisi dengan kalimat "D tidak ada kepanjangan". Sampai saat ini saya belum mengerti kenapa saya diminta untuk menjelaskan bahwa "D tidak ada kepanjangan", padahal sesuai fakta dan juga dilengkapi dokumen pendukung yang menguatkan saya menjelaskan bahwa "D merupakan singkatan dari Dwi" Atas hal tersebut diatas, ada beberapa hal yang ingin saya tanyakan, sebagai berikut : 1. Apakah Surat Pernyataan yang saya buat dengan menjelaskan sesuai fakta dan dokumen pendukung bahwa singkatan D adalah Dwi itu tidak benar? 2. Apakah saya harus mengikuti saran dari Pihak Kelurahan yang meminta Surat Pernyataan dengan penjelasan bahwa D tidak ada kepanjangan? karena hal ini tidak sesuai fakta. 3. Bagaimana kalau proses ini tidak kunjung selesai mengingat batas waktu pembuatan akta lahir umum 60hari? apakah saya harus membuat Surat Pernyataan yang tidak sesuai fakta untuk melanjutkan proses? atau saya harus membuat akta dengan cara jalur dispensasi? Demikian pertanyaan saya, mohon bantuan Bapak atau Ibu atas kendala ini, karena jawaban dari Bapak atau Ibu akan saya print dan buktikan ke Pihak Kelurahan bahwa cara yang benar apakah dengan saran dari Pihak Kelurahan atau Surat Pernyataan yang saya buat sesuai dengan fakta. Mohon informasinya, terima kasih.

Dikirim pada 30 May 2018 10:59

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. Dari penjelasan anda mengatakan bahwa yang menyuruh membuat pernyataan adalah Kelurahan, namun setelah selesai maka pihak Kelurahan menolaknya, kemudian dasar rujukan dari nama yang sesungguhnya adalah akte kelahiran bukan surat nikah, walaupun nama di surat nikah tersebut sama dengan akte kelahiran, tetapi tetap harus menunjukkan akte kelahiran. Kami pikir sebaiknya anda langsung saja ke Disdukcapil setempat agar diberikan solusinya. Demikian jawaban kami terima kasih.

Ditanggapi pada 05 June 2018 11:26