Kipem

Pengaduan

Katanya KIPEM di Bali sudah tidak ada. Tapi berganti nama bukan KIPEM lapor diri dengan biaya per Banjar bervariasi minim 125rb. Terus EKTP dibuat apa Pak presiden dan kementerian kependudukan bagaimana ini Ok lah kalau kita lapor diri masih Ok. Tapi pungutan yang memberatkan itu loh 100rb lebih/kepala. Kita pada waktu santai dan terlelap tidur di bangunkan kayak seperti maling dan perampok saja.dimintai KIPEM Kapan bisa maju negara kalau hal yg kecil seperti ini saja tidak diurus

Dikirim pada 13 May 2018 15:51

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. Sejak akhir bulan Juni 2017 KIPEM telah diubah menjadi Perarem, hal ini merupakan kebijakan daerah setempat karena pendataan warga pendatang melalui Kartu Indentitas Penduduk Musiman (Kipem) tidak boleh lagi dilakukan oleh desa dinas. Perarem ini dibuat dengan menunjukkan KTP penduduk yang bersangkutan. Demikian jawaban kami terima kasih.

Ditanggapi pada 14 May 2018 11:58