e-ktp belum jadi

Pengaduan

Yth, Ditjen Capil, saya penduduk dari kab. tasikmalaya. sudah melakukan rekam lebih dari 3 tahun tapi blanko selalu habis dan tidak ada pemberitahuan yang jelas kapan akan selesai. 1. kalau memang penunggalan dengan sistem lebih lama kenapa tidak di bagi 2 di masing2 wilayah yaitu melalui sistem dan operator agar lebih efisien sesuai dengan wilayah ? dengan daftar dan persentase penduduk wilayah yang diperhitungkan. 2. apakah tidak bisa mengeluarkan data atau nama penduduk yang belum tercetak maupun yang sudah tercetak e-ktp melalui website dukcapil sesuai wilayah ? sehingga masyarakat tau bahwa ktp belum tercetak atau ada masalah proses. 3. masalah server / koneksi, tiap tahun kan bisa mengajukan untuk mempercepat kinerja e-ktp dengan upgrade hardware atau rekrut tenaga profesional yang dibutuhkan untuk mempercepat proses yang bermasalah ? 4. jika e-ktp belum jadi harus menggunakan surat keterangan, sedangkan ada beberapa perusahan yang tidak mau / tidak bisa menggunakan suket dengan banyak alasan sehingga merugikan para pencari kerja maupun mengurus sesuatu yang penting. 5. apabila suket tersebut sudah habis masa berlaku maka harus diperpanjang dan memakan jarak dan waktu, bayangkan jika ada orang yang berada di luar pulau atau luar negeri yang mengandalkan surat keterangan ? memang tidak mudah dan cepat dalam pengajuan atau melakukan sesuatu tetapi kalau tidak dilakukan dari sekarang mau sampai kapan e-ktp penduduk akan selesai dengan perkembangan kebutuhan e-ktp tiap tahun bertambah. bagaimana solusinya ? terima kasih

Dikirim pada 15 April 2018 11:54

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. Sesuai Permendagri No. 19 Tahun 2018 tentang peningkatan Kwalitas Pelayanan Administrasi Kependudukan menekankan bahwa pembuatan KTP-el bisa selesai selama satu jam selama tidak ada permasalahan secara teknis. Namun perlu kami beritahu bahwa proses pembuatan KTP-el dilakukan secara sistem menggunakan aplikasi. Dengan sistem tersebut setelah dilakukan perekaman harus di verifikasi untuk menuju ketunggalan data, setelah data sdh dinyatakan tunggal maka siap untuk di print. Lamanya proses tersebut diatas tergantung pekerjaan dari sistem aplikasi tersebut bekerja dan bukan dilakukan oleh operator/manusia. Lamanya proses penunggalan berbeda seorang dengan orang lain. Untuk sementara anda dapat menggunakan Surat Keterangan pengganti KTP-el (SUKET) sampai KTP-el tersebut terbit.. Demikian jawaban kami terima kasih

Ditanggapi pada 16 April 2018 15:25