Aduan Terkait Layanan Dukcapil Kota Bogor

Pengaduan

Pengaduan ini saya tujukan kepada Pemerintah Kota Bogor, terutama Dukcapil Kota Bogor. Terkait pelayanan pengadaan E KTP. Nanti saya juga lampirkan semua permohonannya. Sejak KTP saya ditarik dan digantikan jadi E KTP tahun 2016 sampai dengan sekarang saya belum mendapatkan E-KTP. Tahun 2017 saya pernah ke Dukcapil, tapi katanya habis blangko dan diminta nomor telepon nanti akan di sms jika sudah ada. Tapi sampai 2018 tidak ada juga SMS yang dimaksud. Akhirnya saya kembali cuti kerja maksudnya untuk mengambil langsung di Dukcapil Kota Bogor. Alhamdulillah ternyata belum jadi juga dan diminta lagi nomor telepon saya. Waktu itu dilayani dengan Ibu Ifti. Tapi beliau juga tidak bisa memberi jaminan dan kejelasan sudah sampai mana dan sampai kapan saya menunggu. Jadi saya harus bagaimana. Padahal beberapa layanan kadang mengharuskan KTP dan disitulah saya merasa kesusahan. Poin pentingnya, mohon diberikan solusi. Bagaimana sih sebenarnya alurnya saya sudah di antrian mana dan sampai kapan saya harus menunggu. Itu saja, kejelasan proses. Saya pikir ini juga sudah menjadi komitmen pemerintah Pak Jokowi untuk memberi kejelasan dalam layanan publik. Saya sudah mencoba mengadu ke Pak Walkot Bima Arya via twitter dan instagram, tapi belum ada tanggapan. Ke twitter Pemkot Bogor dan Pengaduan Bogor juga cuma dilempar-lempar. Tidak ada jawaban konkrit apa bagaimana. Pengaduan ini saya harap bisa diberikan solusi supaya dibuat sistem yang transparan tentang proses E KTP tersebut. Terutama yang punya saya ini bagaimana. Ini juga bukan semata buat saya tapi buat kepentingan umum dan komitmen pemerintah sendiri juga. Mohon ditindaklanjuti, terima kasih

Dikirim pada 09 April 2018 08:30

Tanggapan

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara sampaikan. Dalam waktu dekat ini Pemerintah akan mengeluarkan Permendagri agar pencetakan KTP-el hanya membutuhkan waktu satu jam saja. Namun saat ini lamanya KTP-el terbit karena data anda tersebut harus diverifikasi dulu di data center. Verifikasi diperlukan untuk menuju ketunggalan data, setelah proses penunggalan dilakukan dan dinyatakan tunggal maka akan dilakukan pencetakan. Lamanya proses tersebut diatas tergantung pekerjaan dari sistem aplikasi tersebut bekerja dan bukan dilakukan oleh operator/manusia. Lamanya proses penunggalan berbeda seorang dengan orang lain. Untuk sementara anda dapat menggunakan Surat Keterangan pengganti KTP-el (SUKET) sampai KTP-el tersebut terbit. Suket dapat anda minta kepada petugas. Demikian jawaban kami terima kasih

Ditanggapi pada 10 April 2018 11:31