KIA

Pengaduan

Perlukah mengurus kia(kartu identitas anak) ??

Dikirim pada 11 August 2017 00:00

Tanggapan

<p>Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara  sampaikan.</p> <p>Mulai tahun 2016 seluruh anak wajib memiliki KTP dalam bentuk Kartu Identitas Anak (KIA). Ketentuan dan kebijakan tersebut berdasarkan serta mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Permendagri Nomor 2 Tahun 2016 Tentang Kartu Identitas Anak.</p> <p>Diantara manfaat tujuan KTP anak antara lain adalah sebagai berikut :</p> <p>Sebagai bentuk pemenuhan hak anak.</p> <p>1.     Untuk persyaratan mendaftar sekolah.</p> <p style="margin-left:24.8pt">2.     Untuk keperluan lain yang membutuhkan bukti diri si anak contohnya untuk data identitas membuka tabungan atau menabung di bank.</p> <p>3.     Untuk mendaftar BPJS.</p> <p style="margin-left:24.8pt">4.     Proses identifikasi jenazah dengan korban anak-anak dan juga untuk mengurus klaim santunan kematian.</p> <p>5.     Pembuatan dokumen keimigrasian.</p> <p>6.     Mencegah terjadinya perdagangan anak.</p> <p>Kebijakan memberi KTP bagi anak itu sendiri akan mulai diterapkan pada 2016. Yakni pada anak yang sudah memiliki akte kelahiran. Dan ini adalah merupakan bagian dari cara syarat ketentuan untuk membuat KTP anak.</p> <p>Dalam penerapannya nanti, KIA dibedakan menjadi dua, yaitu untuk umur anak antara 0-5 tahun dan untuk umur anak 5-17 tahun. Perbedaannya adalah untuk KIA 0-5 tahun tanpa menggunakan foto, sedangkan KIA usia 5-17 tahun kurang satu hari menggunakan foto.</p> <p>Demikian jawaban kami terima kasih</p> <p> </p>

Ditanggapi pada 11 September 2017 18:08