Solusi "Saya malas mengurusi masalah ini"

Pengaduan

Selamat siang, YtH. Bapak DUKCAPIL KEMDAGRI Perkenalkan Nama saya: Acipdiper Nik: 3471031308900001 No WA: 0857 2506 2328 KOTA : Yogyakarta, Saya ingin mengadukan masaalah pegurusan surat pindah kependudukan dengan kronologi sebagai berikut: Adik saya pada Tahun 2009 ke yogyakarta untuk study kuliah, dengan membawa surat pindah dari kota: LUWUK kab.BANGGAI prov: SULAWESI TENGAH, setiba d jogja kami belum sempat mengurus untuk memasukan ke KK family yng ada di jogja, dan saat adik saya pindah tempat kos dekat kampus, dokumen surat pindah terselip tak di ketahui, dan sebulan kemarin bulan November 2016 baru ketemu, Maka kami melakukan pengurusan untuk memasukan ke KK yang di jogja, setelah melengkapi berkas RT,RW,Kelurahan dan terakhir kantor Dukcapil yogyakarta, di dukcapil jogja mengatakan belum bisa memproses karena surat pindahnya "MODEL LAMA" diminta untuk merevisi surat pindah yang baru dari daearah asal kota: LUWUK kab.BANGGAI prov: SULAWESI TENGAH. Kami pun melakukan dengan mengajukan ke daerah asal yang di urus adik sepupu saya yang di sulawesi yang mewakili utuk merevisi surat pindah di sana, Kami pun mengirimkan scan surat pindah yang lama untuk bukti dokumen, agar bisa di revisi yang baru, **dari hasil laporan adik sepupu saya pihak pelayanan kota: LUWUK kab.BANGGAI prov: SULAWESI TENGAH, tidak bisa memproses dengan alasan karena Sudah lama 2009, Adik sepupu saya diminta untuk menemui kepala bagian Dukcapil, kota: LUWUK kab.BANGGAI prov: SULAWESI TENGAH untuk minta solusi, ***Dan, sangat saya sayangkan seorang kabag, dukcapil tidak bisa memberikan solusi dengan mengatakan *SAYA MALAS MENGURUSI MASALAH SEPERTI INI* ( kejadian tanggal 6 februari 2016 sekitar jam 10.00 pagi jam kantor) ini disaksikan/ DENGAR langsung oleh DUA orang yaitu adik sepupu saya yang sedang berbicara lansung dengan KABAG DUKCAPIL dan adik saya yang di jogja melalui hanphone yang pada saat itu sedang menelpon agar bisa mendengar langsung penjelasan KABAG DUKCAPIL kota: LUWUK kab.BANGGAI prov: SULAWESI TENGAH Untuk itu kami mohon pihak DUKCAPIL KEMENDAGRI untukk menanggapi hal ini, *** ( SIIKAP BIROKRASI DI BAWAH NAUNGAN KEMENDAGRI Khususnya di kota: LUWUK kab.BANGGAI prov: SULAWESI TENGAH) ** sampai saat tulisan pengaduan ini saya buat 6 October 2016 jam 16: 27 WIB, setelah mendengar kronologi dari adik saya, kami belum bisa memperoleh Surat Pindah yang Baru untuk bisa mengurus EL-KTP . ** Dengan besikap baik saya melaporkan di tempat yang tepat kepada bapak DUKCAPIL KENDAGRI, tanpa mengekspos secara belebihan di MEDSOS, seperti kebnyakan orang, terhadap sikap oknum birokrasi negara kita tercinta, saya harap bapak tidak hanya membaca saja tapi di follow up, "Kami hanya masyarakat NKRI yang ingin membantu pemerintah untuk mengatasi sikap sikap oknum birokrasi di negara kita yang sangat disayangkan dari kasus yang kami alami. kami mengakui salah bahwa pada saat 2009 tidak mengurus ketika adik datang kuliah di jogja, tapi demikian kami sudah bersikap baik untuk merapikan administrasi kependudukan kami seperti himbauan kemendagri, Demikian terima kasih,

Dikirim pada 06 October 2016 00:00

Tanggapan

<p>Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas informasi / pertanyaan yang Saudara  sampaikan.  Kami sangat menyesalkan kejadian yang anda laporkan, tentu hal ini akan menjadi masukan bagi kami  karena bahwasanya petugas tersebut adalah pelayan masyarakat. Tentu kami akan memantau ini lebih lanjut namun kami menyarankan agar anda melaporkan juga hal tersebut keatasan yang lebih tinggi di kantor tersebut. Semoga  kejadian ini tidak terulang kembali  karena menciderai nama baik aparatur sebagai pelayan masyarakat.  </p> <p>Terima kasih atas peran serta Anda dalam mendukung program pemerintah khususnya KTP-el Memang kami akui masih banyak masalah dalam pelaksanaan dilapangan perihal penerapan KTP-el. Kami akan terus memantau dalam rangka pembenahan ke arah yang lebih sempurna.</p> <p>Sekali lagi kami berterima kasih atas semangat yang sama. Demikian untuk menjadi maklum</p>

Ditanggapi pada 11 September 2017 18:08