Ktp Elektronik, blangkomu kemana?

Pengaduan

Selamat pagi, perkenalkan saya warga kecamatan ciledug kabupaten cirebon. Saya sebagai warga negara yang mencoba mengikuti aturan-aturan yang ada dan telah ditetapkan pemerintah. Salah satunya perekaman data untuk ktp elektronik. Namun, pada praktiknya dilapangan, ternyata pemerintah yang malah tidak siap. Seluruh warga diperintahkan untuk melakukan perekaman data tapi, kemanakah blangko? Apa pemerintah tidak meiliki prediksi atau perkiraan, jika warganya yang belum mendaftar ktp elektronik sebanyak 10 orang seharusnya sudah menyiapkan blangko untuk 10 orang. Sepertinya hal teknis seperti ini tidak menjadi hal yang sulit. Saya hanya mengeluhkan kondisi sekarang ini setelah saya melakukan perekaman data pada awal Juli 2016 hingga hari ini ktp elektronik belum bisa saya peroleh, dan bahkan kekosongan blangko menurut pihak kecamatan sudah terjadi sejak bulan april 2016, padahal ktp sangat dibutuhkan oleh warga untuk kebutuhan beragam administrasi sehari-hari. Termasuk saya yang sedang membutuhkannya untuk keperluan pengajuan beasiswa dan juga mungkin mencoba mendaftar cpns. Maaf saya sebagai warga hanya bisa mengeluh terkait kinerja kemendagri dan jajarannya yang menurut saya pelayanannya masih tidak sesuai tema HUT Ke-71 RI, Indonesia kerja nyata. Nampaknya tema tersebut perlu dikoreksi, menjadi Kapankah Indonesia dan PNSnya kerja nyata?

Dikirim pada 05 October 2016 00:00

Tanggapan

<p>Yth. Saudara/i Pelapor. Berdasarkan Surat Direktur Jenderal</p> <p>Kependudukan dan Pencatatan Sipil Nomor 471.13/10231/DUKCAPIL,</p> <p>perlu diberitahukan bahwa:</p> <p> </p> <p>1. Ketersediaan Blanko KTP-el per 1 Oktober 2016 di Ditjen</p> <p>Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri</p> <p>telah habis persediaannnya. Untuk itu, blangko yang masih</p> <p>tersedia di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil</p> <p>Kabupaten/Kota tetap harus dicetak dengan prioritas untuk</p> <p>penyelesaian Pencetakan KTP-el untuk data siap cetak, termasuk</p> <p>dalam hal ini untuk mencetak KTP-el hasil perekaman Wajib KTP</p> <p>pemula dan/atau karena pindah datang.</p> <p> </p> <p>2. Ketersediaan blangko KTP-el di Ditjen Kependudukan dan</p> <p>Pencatatan Sipil Kemendagri diperkirakan baru akan tersedia</p> <p>kembali  pada NOVEMBER 2016 setelah revisi anggaran DIPA</p> <p>Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil 2016 mendapatkan</p> <p>persetujuan Kementerian Keuangan.</p> <p> </p> <p>3. Dalam hal penduduk telah melakukan perekaman KTP-el, maka</p> <p>Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten/Kota</p> <p>dapat menerbitkan Surat Keterangan sebagai Pengganti KTP-el,</p> <p>yang menerangkan bahwa Penduduk tersebut benar-benar</p> <p>sudah melakukan perekaman KTP-el dan penduduk yang</p> <p>bersangkutan telah terdata dalam database kependudukan</p> <p>Kabupaten/Kota.</p> <p> </p> <p>4. Surat Keterangan tersebut dipergunakan antara lain untuk</p> <p>kepentingan Pemilu, Pemilukada, Pilkades, Perbankan, Imigrasi,</p> <p>Kepolisian, Asuransi, BPJS, Pernikahan, dan kebutuhan lainnya</p> <p>sesuai kebutuhan daerah.</p> <p>Demikian untuk menjadi maklum dan terima kasih.</p>

Ditanggapi pada 11 September 2017 18:08