Penyalahgunaan wewenang oleh petugas BANK

Pengaduan

Pada tahun 2018 oknum desa bernama RIZAL mengajukan pembiayaan perangkat desa 7 orang perangkat desa kepada BANK BAKTI ARTHA SEJAHTERA sebagai BANK yang di tunjuk oleh desa untuk mencairkan dana desa ataupun alokasi dana Desa. Dengan mekanisme pembayaran angsuran memotong SiLTAP perangkat setiap pencairan Alokasi Dana Desa.pengajuan pembiayaan tersebut lolos dengan mudah karen di bantu oknum pegawai BANK yang bernama DODIK. Pembaiayaan tersebut cair dengan sangat mudah sebesar 150juta tanpa ada kendala karena ada di bantu oknum pegawai BANK tersebut dengan mengintimidasi teller. Akan tetapi perangkat desa dan kepala desa merasa tidak menerima uang tersebut. Kami ingin oknum pegawai BANK tersebut di beri sanksi pemecatan agar tidak terjadi lagi kejadian yang sama di kemudian hari Link video kades baruh marah ke pihak BANK https://youtu.be/0OFZUB6pFqU

Dikirim pada 13 August 2019 23:57

Tanggapan

1. Terima kasih atas pengaduan yang disampaikan Penyalahgunaan wewenang oleh petugas BANK oleh bapak Imam 2. Mekanisme penyaluran DD telah diatur berdasarkan Permenkeu No.57/PMK.07/2017 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah DD, yakni pada Pasal 99 ayat 1,2, dan 3. Serta pasal 100 butir (a) dan butir (b) 3. Jika terdapat mekanisme pembiayaan terkait penggunaan DD, ADD ataupun hal lain berkaitan hal tersebut, pemohon dapat melaporkan terlebih dahulu kepada Pemda setempat, dalam hal ini Bupati sehingga dapat dilakukan pengecekan. 4. Jika sekiranya terdapat ketidaksesuaian dengan mekanisme yang berlaku dan terdapat indikasi tindak pidana tentu akan ditindaklanjuti dengan pelaporan kepada aparat penegak hukum. 5. Demikian yang dapat kami sampaikan, terima kasih.

Ditanggapi pada 11 September 2019 13:26