SURAT PERNYATAAN UNTUK IDENTITAS YANG BERBEDA.



Yth. Kementerian Dalam Negeri, Perkenalkan saya Damayanti Maulidiyah, alamat Ds. Waluya RT 003 RW 005 Kampung Walahir No.32 Kec. Cikarang Utara Kab. Bekasi. Saya ingin melaporkan kepada Pemerintah Kab Bekasi mengenai pegawai desa yang mempersulit proses administrasi. Mulanya, orang tua saya atas nama Bagia, beliau ingin membuat surat pernyataan karena memiliki data berbeda pada nama, yaitu antara Untung Subagya dan Bagia dan ingin menjelaskan bahwa kedua nama tersebut adalah orang yang sama. Hal tersebut karena ingin mengambil surat tanah yang sudah dilunasi masa kreditnya. Awalnya ayah saya menjual tanah tersebut kepada pihak kedua dan belum diganti nama kepemilikan tanah tersebut karena berstatus over kredit, dan surat tanah tersebut masih atas nama ayah saya. Pada saat pengambilan rumah menggunakan KTP yang lama bernama “Untung Subagya” kemudian setelah pembuatan e-KTP maka dibuatlah dengan nama “Bagia” yang sesuai dengan ijazah, surat nikah, dan KK. Namun dari salah satu pegawai Desa Waluya menginginkan surat tanah tersebut. Bagaimana surat tanahnya sudah bisa dipegang karena kami mengajukan surat tersebut untuk mengambil surat tanah yang baru selesai dilunasi. Kami sudah memproses kemarin 8 Mei 2017 sampai hari ini 9 Mei 2017 pihak Desa Waluya tidak mengizinkan untuk mengeluarkan surat pernyataan tersebut. Dengan ini saya ingin menyampaikan rasa kecewa dan disepelekan, karena pihak Desa Waluya seolah mempersulit kami. Jika memang diharuskan melampirkan surat tanah apakah ada SK resmi yang mewajibkan membawa dokumen tersebut? tolong penjelasannya. Kami hanya ingin membuat surat pernyataan beda nama namun itu adalah orang yang sama, dan itu benar adanya. Juga sebagai persyaratan kami melampirkan semua dokumen resmi yang seharusnya itu adalah dokumen yang akurat dan tepat untuk dijadikan persyaratan pembuatan. Saya juga ingin menanyakan jam operasional di kantor desa/kelurahan. Sesuia yang saya temui kemarin setelah bolak-balik jam 3 sore saja sudah tutup. Apakah seperti itu? Saran dari saya, untuk para pegawai Desa tolong lebih diseleksi kembali apakah mereka memang pantas menduduki posisi tersebut. Karena yang saya lihat, mereka tidak cukup kompeten terlebih tugas mereka melayani rakyat. Mohon ditindaklanjuti, terima kasih.
Dikirim Pada 11 Agustus 2017

Kementerian Dalam Negeri menyampaikan terima kasih atas pengaduan yang Saudara  sampaikan.

Untuk jawaban pertanyaan ini sudah merupakan  kewenangan Disdukcapil setempat, untuk itu kami sarankan anda kesana untuk konsultasi..

Demikian jawaban kami terima kasih

Ditanggapi Pada 14 Agustus 2017
N/A

Lihat semua pengaduan »

 


20170002374

11 Agustus 2017

LAPOR